UNIVERSITAS GUNADARMA

Kamis, 15 November 2012

Apasih Khasiat dari Buah Mengkudu ??



Mengkudu (Bahasa Aceh: keumeudee, Jawa: pace, kemudu, kudu); cangkudu (Sunda), kodhuk (Madura), tibah (Bali) berasal daerah Asia Tenggara, tergolong dalam famili Rubiaceae. Nama lain untuk tanaman ini adalah Noni (bahasa Hawaii), Nono (bahasa Tahiti), Nonu (bahasa Tonga), ungcoikan (bahasa Myanmar) dan Ach (bahasa Hindi),
Tanaman ini tumbuh di dataran rendah hingga pada ketinggian 1500 m. Tinggi pohon mengkudu mencapai 3-8 m, memiliki bunga bongkol berwarna putih. Buahnya merupakan buah majemuk, yang masih muda berwarna hijau mengkilap dan memiliki totol-totol, dan ketika sudah tua berwarna putih dengan bintik-bintik hitam.
Secara tradisional, masyarakat Aceh menggunakan buah mengkudu sebagai sayur dan rujak. Daunnya juga digunakan sebagai salah satu bahan nicah peugaga yang sering muncul sebagai menu wajib buka puasa. Mengkudu (keumeudee) karena itu sering ditanam di dekat rumah di pedesaan di Aceh. Selain itu mengkudu juga sering digunakan sebagai bahan obat-obatan.

Kandungan mengkudu
  • Zat nutrisi: secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalam jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu : xeronine, plant sterois,alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium, dll.
  • Terpenoid. Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh.
  • Zat anti bakteri.Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Zat anti bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen (mematikan) seperti Salmonella montivideo, S . scotmuelleri, S . typhi, dan Shigella dusenteriae, S . flexnerii, S . pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus.
  • Scolopetin. Senyawa scolopetin sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan anti-alergi.
  • Zat anti kanker. Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.
  • Xeronine dan Proxeronine. Salah satu alkaloid penting yang terdapt di dalam buah mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tapi banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias proxeronine dalam jumlah besar. Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya. Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.

Khasiat Buah Mengkudu
Pengobatan alami dapat dilakukan dengan buah ini. Kita mungkin sudah tahu bahwa sudah banyak diproduksi produk kapsul dari buah mengkudu. Berbagai ahli medis dari berbagai Negara juga melakukan penelitian tentang manfaat buah mengkudu. Sebuah laporan oleh jurnal cancer letter tahun 1993 membahas tentang manfaat buah mengkudu ini. Dalam laporan tersebut dituliskan bahwa peneliti jepang telah melakukan penelitian terhadap 500 jenis tanaman. Para peneliti itu menyimpulkan bahwa dalam buah mengkudu terdapat kandungan zat anti kanker (damnacanthal).
Buah mengkudu tidak hanya bermanfaat sebagai anti kanker. Buah ini masih memiliki manfaat lain. Berikut ini beberapa manfaat buah mengkudu yang sudah dibuktikan oleh beberapa penelitian secara ilmiah :
1.     Buah mengkudu dapat mencegah tumbuhnya tumor dan kanker.
2.    Mengkudu dapat membantu peningkatan daya tahan tubuh.
3.    Mengkudu bisa membantu mengurangi rasa sakit.
4.    Anti radang dan alergi juga dapat dicegah dengan buah mengkudu ini.
5.    Buah mengkudu juga berfungsi untuk membuah tekanan darah menjadi normal.
6.    Juga digunakan untuk memperlancar siklus energi yang terjadi didalam tubuh.
7.    Mengkudu dapat menjadi anti bakteri.
8.    Uniknya lagi, buah mengkudu juga berpengaruh terhadap mood seseorang.

Referensi


Jumat, 02 November 2012

Bagaimana CBIS Memperbaiki Kualitas Produk dan Jasa agar Perusahaan dapat Mencapai Keunggulan Kompetitif?



BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Setiap pimpinan perusahaan baik itu perusahaan pemerintah atau swasta selalu menggunakan informasi untuk melaksanakan tugas-tugasnya,sehingga subyek dari manajemen informasi bukanlah suatu hal yang baru.
Computer Based Information System (CBIS) atau Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan suatu sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan.

BAB II
ISI

Istilah yang mencakup semua aplikasi berbasis komputer adalah sistem informasi berbasis komputer (computer based information system), atau CBIS, untuk menggambarkan lima subsistem yang menggunakan komputer. Semua subsistem CBIS menyediakan informasi untuk pemecahan masalah.
Dalam beberapa hal, nilai CBIS juga dapat dipertimbangkan dari siklus CBIS. Tiap subsistem CBIS menyerupai suatu organisme hidup yaitu : lahir, bertumbuh, menjadi matang, berfungsi dan akhirnya mati. Proses evolusi inidisebut siklus hidup system (system life cycle – SLC), dan terdiri dari tahap-tahap berikut:
1.     Perencanaan
2.    Analisis
3.    Rancangan
4.    Penerapan
5.    Penggunaan
Untuk dapat bersaing dan memenangkan persaingan dalam kondisi bisnis saat ini, perusahaan harus mencari dan mengimplementasikan strategi terbaik untuk aktivitas bisnis mereka tanpa mengabaikan pesaing mereka. Keunggulan kompetitif dapat dicapai jika perusahaan memiliki produktivitas tinggi, artinya jika perusahaan memproduksi pada volume lebih tinggi sehingga biaya produksi rata-rata dapat dikurangi, sementara biaya tetap nilainya tetap, maka total biaya yang akan ditanggung oleh perusahaan akan lebih rendah. Maka dari itu penggunaan teknologi informasi akan memperbaiki pelayanan konsumen dalam hal penyediaan informasi tentang produk, pelayanan, dan informasi sangat diperlukan dalam kondisi persaingan bisnis saat ini.
Keunggulan kompetitif perusahaan dapat dibangun di atas salah satu dari tiga disiplin nilai, yaitu :
1.     Operasional prima (operational excellence). Perusahaan yang menggunakan strategi ini berupaya mencapai biaya paling efisien pada setiap proses bisnis yang menghasilkan kualitas jasa dan barang sesuai harapan pelanggan.
2.    Keakraban dengan pelanggan (customer intimacy). Perusahaan yang menggunakan strategi ini mempertahankan bisnis dengan menunjukkan pemahaman luar biasa pada kebutuhan dan harapan pelanggan melebihi rata-rata kompetitor.
3.    Produk atau layanan yang senantiasa inovatif dan terdepan (product leadership).Perusahaan yang menggunakan strategi ini membangun keunggulan kompetitif dengan terus-menerus menciptakan produk atau layanan yang paling canggih, paling baik, paling inovatif. Manajemen puncak, manajer madya dan karyawan perlu memahami implikasi setiap strategi.

BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Computer Based Information System (CBIS) atau Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan suatu sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan.
Siklus CBIS terdiri dari 5 tahapan, yaitu : Perencanaan, Analisis, Rancangan, Penerapan dan Penggunaan. Keunggulan kompetitif perusahaan dapat dibangun di atas salah satu dari tiga disiplin nilai, yaitu : operasional prima, keakraban dengan pelanggan dan produk / layanan yang senantiasa inovatif dan terdepan.

Referensi








Selasa, 16 Oktober 2012

Langkah-langkah manajer dalam mengelola SD Fisik dan SD Konseptual

BAB I
PENDAHULUAN

Sebagai salah satu sumber penting pembiayaan pembangunan, sumber daya alam yang ada dewasa ini masih belum dirasakan manfaatnya secara nyata oleh sebagian besar masyarakat. Pengelolaan sumber daya alam tersebut belum memenuhi prinsip-prinsip keadilan dan keberlanjutan. Selain itu lingkungan hidup juga menerima beban pencemaran yang tinggi akibat pemanfaatan sumber daya alam dan aktivitas manusia lainnya yang tidak memperhatikan pelestarian lingkungan.
Beberapa permasalahan pokok dihadapi dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup, pertama adalah keterbatasan data dan informasi dalam kuantitas maupun kualitasnya. Keterbatasan data dan informasi yang akurat berpengaruh pada kegiatan pengelolaan dan pengendalian sumber daya alam dan lingkungan hidup yang belum dapat berjalan dengan baik. Sementara itu, sistem pengelolaan informasi yang transparan juga belum melembaga dengan baik sehingga masyarakat belum mendapat akses terhadap data dan informasi secara memadai. Untuk itu diperlukan langkah yang tepat bagi manajemen untuk mengola sumber daya tersebut.

BAB II
ISI

Sumber daya utama terbagi menjadi dua, yaitu sumber daya fisik dan sumber daya konseptual. Sumber daya fisik meliputi Man (manusia), Material (Bahan), Machine (mesin), dan Money (uang) yang biasa disingkat 4M. Sumber daya konseptual yaitu Informasi. Kelima faktor inilah yang harus dikelola oleh seorang manajer guna mencapai kesuksesan.
Berikut ini merupakan langkah yang harus diambil oleh seorang manajer dalam mengelola sumber daya utama :
a.       Man (manusia)
Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Oleh karena itu, manajemen timbul karena adanya orang-orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan.
b.      Material (bahan)
Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.
c.       Machine (mesin)
Machine atau Mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja. Untuk itu seorang manajer harus memperhatikan mesin-mesin apasajakah yang dipergunakan untuk mempermudah pekerjaan.
d.      Money (uang)
Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi.
e.   Informasi
Sumber daya diperoleh dan disusun agar siap digunakan saat diperlukan. Sangat sering proses penyusunan membutuhkan pengubahan suatu bahan mentah menjadi suatu bentuk yang lebih halus, seperti pelatihan pegawai atau konstruksi suatu bagian mesin yang khusus.
Setelah sumber daya ini disusun, manajer berusaha untuk memaksimalkan waktu yang terbuang dan menjaganya agar berfungsi pada effisiensi puncak.
Akhirnya manjer mengganti sumber daya ini pada saat kritis sebelum sumber daya tersebut menjadi tidak effisien atau usang.
Manajer memastikan bahwa data mentah yang diperlukan terkumpul dan kemudian diproses menjadi informasi yang berguna, kemudian ia memastikan bahwa orang yang layak dalam organisasi menerima informasi tersebut dalam bentuk yang tepat pada saat yang tepat, sehingga informasi tersebut dapat dimanfaatkan.
Pada akhirnya manajer membuang informasi yang tidak berguna dan menggantikannya dengan informasi yang mutakhir dan akurat.
Seluruh aktivitas memperoleh informasi, menggunakannya seeffektif mungkin, dan membuangnya pada saat yang tepat, disebut “Manajemen Informasi”.

BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Sumber daya utama terbagi menjadi dua yaitu sumber daya fisik dan sumber daya konseptual. Pada sumber daya fisik terdapat 4M yaitu Man, Material, Machine, dan Money sedangkan pada sumber daya konseptual terdapan Informasi. Seorang manajer harus memperhatikan langka-langkah yang tepat dalam mencapai ataupun mengelola 4M+I tersebut guna mencapai tujuan.
 
Referensi